Wednesday, April 8, 2015

bungkam.

tanggal delapan.
suatu malam yang makin beranjak pergi.ada saat-saat yang masih melahirkan pertanyaan.
dalam suatu kegelapan,ada kesedihan ada kebahagiaan.

"sudahlah,sudahlah"

dari awal dan tepi,dia tidak peduli. dari kanan dan kiri,dia meludahi segala diingkari.
dia melangkah bersendirian.menentang dendam dan muram.dan mulai dengan kegembiraan.

berulangan.

bagi para peminta dan para penghina,yang bertakdir pada segala sedang terbakar pada doa.

knock-knock.dan memilih untuk mengunci.