Saturday, July 20, 2013

preventif

"nobody said it was easy. oh it's such a shame for us to part...."

lagu masih dimainkan.jam angka 1.50am tidak dihiraukan.semakin malam semakin kelam namun tak terpejam. ada satu nada yang sengaja aku samarkan dentingnya. ada satu kata yang tak mampu aku tulis dengan sempurna, dan keraguan dalam sebuah irama hati yang hampir tak bernada.

ada yang akan menerkammu.mungkin kata yang tak kau jaga.beranak pinak dibelantara liar.di kotamu itu biasa,atau mungkin engkau alpa.tapi tidak aku disini.lidah bermusim-musim.ada bermuka dua. luka berdarah bahkan bernanah, terlalu lama memendam rasa beribu nasihat tak ampuh membunuh pilu yang merasuki kalbu. bertahun jalani luka,bangkit-tertatih-bahkan terjatuh lagi.lalu memilih untuk mendiamkan diri.

diam adalah bahasaku ketika diam menyenangkan.
diam ini caraku menyudahi amarah ketika emosi tak butuh sebuah jawapan sudah.

i'm just tired
semua di mati'i. sepi.


"nobody said it was easy no one ever said it would be so hard.
i'm going back to the start..oh ohh.."