Friday, July 5, 2013

nacido

aroma khas tanah dan embun segera tercium. "Matahari yang sama, rumput yang sama.pagi yang baru", bisiknya pada diri sendiri sambil memandang keluar jendela, menyibak rambut panjangnya ke belakang , menggulung ke atas membentuk sanggul kecil yang manis.

julai . matanya masih di kalender.

salah satu tahap masa yang telah dilalui.dan didalam kepala semuanya dimainkan.akal,masih selalu berusaha sinergi dengan nuraini.untuk segala yang ku korbankan, sinar wajahku masih saja suram,muram dan nyaris tenggelam dibawah sinar yang masih belum temaram. kukumpul darah yang menjadi sentral rasa demi sebuah pengendalian.

diantara keluh kesah perjuangan dan ketidakadilan, Tuhan selalu mendengar, tentang semangat yang diserukan masih kemas di genggam. maka,yakinlah atas pilihan yang telah dipertaruhkan.

"aku belum berakhir dengan kepedihan"
"aku belum musnah dengan kesakitan"

monolog sepi ditemani kopi pagi. dan hidup sama perlu di teruskan lagi.

 cheers. dah tambah usia terus berusaha.

pee ass : selamat menyambut ramadhan.