Tuesday, November 10, 2015

tiga.empat.

malam seperti biasa.

ada rintik-rintik hujan yang sengaja membawa namamu,bulan yang diam-diam mencintai bintang. 
dan perlahan-lahan ada rindu yang dibawa dalam angan-angan.terlalu banyak hal yang diharapkan berjalan seperti dimimpikan. tapi dalam sepanjang bulan ini, ada sesuatu yang masih berat yang masih mengombang-ambingkan perasaan,meredam rasa yang kurang baik,namun akan dijadikan batu loncatan.

didalam hati kemudian,kamu masih terpinga bertanya,tapi dijendela berlangitkn malam gelap, perlahan perasaan disingkirkan, dan kemudian mengalihkan sesuatu yang dipanggil egois?

dan malam yang diam-diam berangkat pulang.

dan malam terus dinikmati.

Thursday, October 8, 2015

dalam sederhana,kita berada.

dalam segala kata putar yang sulit dicerna akal,ada yang memikir saya lah pencundang paling naif dalam perihal hati jiwa. Ada satu hati yang tidak putus mendoakan kebahagiaan yang entah mungkin tidak menjadi nyata, setidaknya dia mencuba.berkali dia menanyakan hal serupa, berkali juga acah tidak apa.

mungkin benar,pada suatu ketika,kita tidak akan sejalan lancar ketika penerimaan terhadap kelemahan menjadi tuntutan untuk kelebihan, atau mungkin kita akan mencintai hal-hal yang lainnya setelah lelah dengan satu perhubungan. itu yang dipanggil keraguan.dan itu membuatkan dia masih menunggu jawapan.

sedang pada akhirnya, untuk memiliki sesuatu itu tanpa sebarang ujian,itu adalah hal yang paling mustahil.dan saya sedar, pada satu penghujung waktu adalah selayaknya dibayar bersama orang orang yang berada disisi selalu.

berbaloi tak?

saya mungkin belum menemukan kebahagiaan yang paling utuh,tapi setidaknya kamu adalah separuh takdir yang hadir untuk saya terus kukuh.